Minggu, 29 Maret 2020

FORCE MAJEURE*

*FORCE MAJEURE*

Tetiba dalam  ketermenunganku, teringat  24 tahun yang lalu. Masih lekat dalam ingatan berada di gedung A4 IKIP Malang atau sekarang berubah menjadi UM The learning Univercity saya mengikuti perkuliahan mata kuliah Konseling multibudaya yang dibimbing oleh Bapak BK,  Alm.Prof. Dr. Munandir, MA. Dengan gaya energiknya beliau mengajarkan mata kuliah dengan materi dan bahan yang update bisa dari koran atau kliping koran  (waktu itu belum ada sosial media online).

Salah satunya yang saya ingat beliau membahas  tentang FORCE MAJEURE(bahasa Prancis: force majeure yang berarti "kekuatan yang lebih besar") adalah suatu kejadian yang terjadi di luar kemampuan manusia dan tidak dapat dihindarkan sehingga suatu kegiatan tidak dapat dilaksanakan atau tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Keadaan yang terjadi di luar kemampuan manusia sehingga kerugian tidak dapat dihindari.
Beliau memberi contoh kejadian yang tidak bisa dihindari, musibah, bencana dll.

Tahun  2020 ini seluruh dunia mengalami pandemi virus Covid 19. Semua aktivitas ekonomi, sosial, pendidikan tidak dapat dilaksanakan sebagai mana mestinya. Semua negara yang terjangkit  mengeluarkan kebijakan publik untuk mengantisipasi penyebaran virus ini.
Pun demikian di Indonesia, semua aktivitas rutin masyarakat Indonesia berubah.
Kebijakan Sosial Distancing membuat perubahan pola hidup masyarakat.
Semua di sarankan bekerja dirumah, belajar dirumah dan semua aktivitas yang bisa dilaksanakan di rumah # stay at home
Kalaupun harus keluar dihimbau untuk mengamankan diri dengan memakai masker, menjaga jarak 1 meter tidak bersalaman dan masih banyak lagi himbauan himbauan dari pemerintah demi menjaga penyebaran covid 19 ini.
Terlepas dari itu semua  ada proses adaptasi yang memang harus di lakukan semua pihak yang membuat mereka belum siap.Dalam pendidikan misalnya proses pembelajaran mau tidak mau membuat  guru-guru harus mengajarkan materi secara online. Siswapun secara langsung harus mengikutinya.
Entah persepsi atau memang belum ada kesiapan, pembelajaran online banyak diartikan menjadi tugas online yang membuat siswa pun harus mengerjakan tugas online dari guru.
Banyak siswa yang mengeluh tugasnya banyak, harus segera diselesaikan, tidak bisa kemana-mana,  capek mengerjakan tugas, dll. Keluhan-keluhan itu  disampaikan lewat status wa, status Instagram atau bahkan konsultasi dengan guru-guru BK.
Inilah fenomena Corona virus 19,  Force Majeure yang  tidak bisa mengelak,  tidak bisa menolak.
Yang harus dilakukan adalah bagaimana menyikapi masalah ini dengan berpikir positif sehingga semua pihak merasa nyaman walaupun dalam keadaan tidak nyaman.
Masyarakat harus legowo menerima keadaan ini. Legowo  itu Nrimo kanthi ati atau menerima dengan hati  Ikhlas. Mengubah pikiran  sehingga bisa merasakan keikhlasan menerima dan akhirnya berperilaku ikhlas pula dengan tidak mengeluh, tidak menyalahkan keadaan, tidak menyalahkan pemerintah dan mencari  kambing hitam.
Menjalankan peran masing-masing.Guru menempatkan diri sebagai guru, tetap menjalankan profesi guru dengan tidak mengesampingkan kondisi siswanya sehingga siswa tidak terbebani dengan tugas-tugas.
 Siswa harus menyadari inilah kehidupan apapun bisa terjadi yang mungkin tidak bisa menolaknya. Tantangan masa depan lebih banyak dibandingkan hal ini. Yang terjadi ini adalah proses pembelajaran, menguji bagaimana Advercity Qoutient diri,kemampuan berjuang kalian. Tetaplah semangat. Ingatlah bahwa masa depanmu tidak mudah diraih harus diperjuangkan. Masa depanmu tidak semudah rokokan dan ngopi di warung, cangkrukan, game yang berjam-jam, pendekatan dengan pacar. Hidup tidak semudah itu anak muda.
 Apa yang terjadi ini adalah musibah.Yang terjadi adalah ini diluar kehendak kita FORCE MAJEURE.
 Yuuk  ... Ego, Kesombongan , Kemlinthi di letakkan dulu sejenak. Jernihkan pikiran agar kita bisa mencerna  semua yang terjadi ini.
Ikhlas meringankan semuanya. Seperti dawuh guru saya bahwa manusia itu perlu bertawakkal sebagai pengejawantahan tasawuf yang kuat namun juga harus berikhtiar sebagai implentasi syari'at. Islam agama saya sudah mengatur bahwa bersucilah sebelum beribadah.
So Yuuk. Kita ikhtiar kan membersihkan hati fisik untuk memohon kepada Yang Mempunyai Jiwa Allah Sang Maha Kuasa untuk memberi perlindungan kita semua. Aamiin.

HANNA 29 Maret 2020
#Renungan saat rebahan # Stay at home

49 komentar:

  1. Memang benar banyak siswa siswi yang mengeluh. Itu disebabkan karena keterbatasan paket data dan juga dapat mengganggu penglihatan.kita harus bersikap positif. Menerima aturan pemerintah dengan rendah hati agar tidak terputusnya pendidikan anak anak di Indonesia.

    BalasHapus
  2. semoga kita selalu diberikan kesehatan untuk kondisi yang seperti ini,kondisi dimana kita diuji siap tidak siap, murit harus siap sedia untuk menjalankan ini semua ,tetap semangat untuk kita semua..
    selamat beraktifitas dirumah.

    BalasHapus
  3. Sosial distancing perlu dilakukan untuk memotong rantai persebaran virus covid 19, kita harus mematuhi peraturan pemerintah yang sudah di keluarkan dengan cara apapun dilakukan dari rumah . Seperti halnya belajar online, anak anak mengerjakan tugas secara daring/online supaya tidak terputus nya pembelajaran setiap hari

    BalasHapus
  4. Alangkah baiknya bila kita semua menerapkan social distancing untuk mengurangi penyebaran virus ini, dan tetap melaksanakan kewajiban dengan sekolah online dirumah.

    BalasHapus
  5. alangkah baik nya tetap di rumah saja , tidak usah keluar , toh keluar juga gak ngapa ngapain karena semua warung tutup jadi di rumah saja , kalau tetep ngeyel siap siap foto mu seng tukang ngeyel dadi sampul buku yasin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe. Kayak yang dipasang di banner2 itu ya

      Hapus
  6. meskipun dalam keadaan seperti ini, tidak sepatutnya kita mengeluh atas kejadian ini, karna tidak akan berdampak apa apa. Hal yg dapat kita lakukan saat ini yaitu tetap semangat menjalani hari hari meskipun keterbatasaan sosial, ekonomi maupun lain lain. dan tetap meminta perlindungan kepada Yang Maha Kuasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siiip ...Tetap semangat. Hanya Allah tempat kita meminta perlindungan

      Hapus
  7. meskipun dalam keadaan seperti ini, tidak sepatutnya kita mengeluh atas kejadian ini, karna tidak akan berdampak apa apa. Hal yg dapat kita lakukan saat ini yaitu tetap semangat menjalani hari hari meskipun keterbatasaan sosial, ekonomi maupun lain lain. dan tetap meminta perlindungan kepada Yang Maha Kuasa

    BalasHapus
  8. kita harus tetap tegar dan menjalani semua dengan lapang dada karena apapun yang terjadi pasti ada hikmah fan maat nya

    BalasHapus
  9. Sebaiknya kita menyikapi masalah ini dengan sabar ikhlas ,menjadikan semua ini sebagai pembelajaran,dan tetap semangat dalam hal apapun ,mengerjakan semua tugas dengan ikhlas.dan mematuhi semua aturan dari pemerintah untuk menjalankan sosial distancing

    BalasHapus
  10. Semoga virus corona cepat berlalu dan hilang agar siswa dapat ke sekolah lagi:( rindu sekolah:(

    BalasHapus
  11. Dengan adanya virus corona atau covid-19 ini alangkah baiknya semua warga menerima dengan lapangan dada, kita sama sama mengambil sisi positifnya, dengan adanya virus ini kita semua bisa bersama sama berkumpul dengan keluarga yang ada di rumah, setelah sekian lama tidak bisa berkumpul karena kegiatannya sendiri sendiri, dari pagi hingga sore.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ungkapan kasih sayang dengan berkumpul bersama keluarga

      Hapus
  12. Dengan adanya masalah ini semoga menjadikan pribadi yang lebih dewasa juga lebih mematuri semua peraturan dari pemerintah,selalu jaga kesehatan dan hidup sehat,Stay at home:)

    BalasHapus
  13. Memang dengan adanya covid-19 merugikan banyak orang terutama para siswa,namun demi keselematan dan kesehatan semua kita harus mengambil hal positifnya dan tetap mengikuti aturan dari pemerintah setempat

    BalasHapus
  14. Memang dengan adanya covid-19 merugikan banyak orang terutama para siswa,namun demi keselematan dan kesehatan semua kita harus mengambil hal positifnya dan tetap mengikuti aturan dari pemerintah setempat

    BalasHapus
  15. Menyikapi hal ini,kita harus tetap tegar dan semangat,mengurangi kegiatan diluar rumah,mengerjakan tugas sekolah dengan baik dan iklas,jaga kondisi kesehatan dan makan makanan yang bergizi

    BalasHapus
  16. Komentar saya terkait renungan diatas adalah : Covid-19 ini terjadi secara tiba", diawali oleh satu orang di Depok , dan akhirnya menjalar ke seluruh kota Indonesia. Dan virus ini sangat membahayakan bagi kehidupan. Jadi semisal tidak dapat disembuhkan maka orang yang mengidap Covid-19 akan meninggal. Virus itu ditularkan melalui benda dan udara. Maka dari itu kita harus tetap dirumah saja, tidak usah keluar" melakukan hal yang tidak penting. Jika memang berkepentingan maka menggunakan masker untuk melindungi hidung dan mulut dari virus. Belajar dirumah atau bekerja dirumah lah menjadi alternatif bagi keadaan ini. Jadi mau tidak mau atau siap tidak siap harus menerima kondisi saat ini🙂.
    #stayathome🧡

    BalasHapus
  17. Semoga virus covid-19 ini cepat musnah,maka dari itu kita harus tetap di rumah jangan keluyuran, agar kita semua bisa kembali bersekolah

    BalasHapus
  18. Semoga virus covid-19 ini cepat musnah,maka dari itu kita harus tetap di rumah jangan keluyuran, agar kita semua bisa kembali bersekolah

    BalasHapus
  19. Semoga negara kita lekas sembuh dari adanya virus covid-19.semua orang merasa resah dan tidak berani keluar rumah tetapi ada orang yang kesusahan akan hidupnya mereka nekat mencari nafkah walaupun ada virus corona.saya ingin sekolah kembali,saya bosan dengan tugas online...

    BalasHapus
  20. Semoga virus covid-19 ini cepat musnah,maka dari itu kita harus tetap di rumah jangan main di luar, agar kita semua bisa kembali bersekolah
    *Stay healthy
    *Stay safety
    #sayangi diri sendiri, keluarga dan orang lain*

    BalasHapus
    Balasan
    1. good ..semoga musibah ini segera berlalu

      Hapus
  21. Semoga virus covid-19 cepat musnah, dan hilang sebelum bulan Ramadhan. Maka dari itu kita tetap berada di rumah saja, jangan keluar jika tidak ada kepentingan, agar kondisi/keadaan cepat stabil lagi.

    BalasHapus
  22. Semoga semuanya sehat selalu dan virus corona ini cepat hilang,Taati pertaturan yg di berikan pemerintah agar kalian sehat selalu

    BalasHapus
  23. Semoga virus corona cepat hilang dan aktivitas bisa kembali seperti semula

    BalasHapus
  24. Wanda Kusuma
    sebaiknya kita mematuhi peraturan dari pemerintah dengan tidak keluar rumah (stay at home),menjaga kebersihan dan sosial distancing

    BalasHapus
  25. Ya kita harus mematuhi peraturan pemerintah. Pemerintah pun sebenarnya jga capet pontang panting sana sini. Kita harus menghargai dan mematuhi peraturan dari pemerintah. Itupun di suruh lockdown juga demi kebaikan kita bukan nya malah nongkrong. Dirumah pun kita harus menjaga kebersihan, pola makan sehat dan olahraga yg cukup

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga kesadaran masyarakat tumbuh di saat kondisi seperti ini

      Hapus
  26. RANI ARDIANI-X IPS 1

    Tetap jaga kebersihan biar virusnya hilang

    BalasHapus
  27. Setuju bu, dan sebenarnya juga kalau diam dirumah juga tidak buruk.
    Banyak anak2 sekolah yang lebih sering menghabiskan waktu diluar dari pada dirumah bersama keluarga. Jadi dengan adanya virus ini kita bisa gunakan untuk berkumpul dengan keluarga.

    BalasHapus
  28. Yes...lebih bisa quality time bersama keluarga

    BalasHapus
  29. Yes ..lebih mengoptimalkan quality time bersama keluarga

    BalasHapus